Jamaludin Malik Ajak Tokoh Masyarakat Jepara Semai Nilai Empat Pilar dari Rumah Ibadah

JEPARA – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Jamaludin Malik, kembali menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa melalui penguatan ideologi. Hal ini disampaikan dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang berlangsung di Maribu Resto, Jepara, pada Senin(15/12).

Acara ini mengusung tema strategis, yaitu “Menyemai Nilai-Nilai Empat Pilar dari Rumah Ibadah untuk Kedamaian Bangsa”. Melalui tema tersebut, Jamaludin mengajak masyarakat menjadikan tempat ibadah sebagai pusat penyebaran pesan damai dan toleransi.

Sosialisasi Empat Pilar Jamaludin Malik Kehadiran Ratusan Tokoh Masyarakat

Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 150 tokoh masyarakat yang berasal dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Mlonggo dan Kecamatan Pakisaji. Kehadiran para tokoh ini dinilai krusial karena mereka merupakan ujung tombak dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan kepada warga di tingkat akar rumput.

“Rumah ibadah bukan hanya tempat ritual, tetapi juga sekolah bagi moralitas bangsa. Jika nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika disemai dari sana, maka kedamaian bangsa akan tetap kokoh,” ujar Jamaludin Malik di hadapan peserta.

Dialog Interaktif dengan Perwakilan Peserta

Antusiasme peserta terlihat saat sesi dialog dimulai. Perwakilan dari Kecamatan Mlonggo dan Pakisaji berkesempatan langsung menyampaikan aspirasi serta pertanyaan kepada legislator dari Fraksi Partai Golkar tersebut.

Beberapa poin penting dalam dialog tersebut meliputi:

  • Penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sosial di desa.
  • Peran aktif pemuda dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
  • Tantangan radikalisme yang sering kali menyusup ke ruang-ruang publik.

Jamaludin Malik merespons setiap poin dengan lugas. Ia menegaskan bahwa Sosialisasi Empat Pilar bukan sekadar rutinitas formal, melainkan upaya berkelanjutan untuk membentengi NKRI dari potensi perpecahan.

Sosialisasi Empat Pilar Jamaludin Malik Pentingnya Empat Pilar untuk Masa Depan

Menurut Jamaludin, Empat Pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) adalah fondasi yang tidak boleh goyah. Oleh karena itu, keterlibatan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan nilai-nilai ini tetap hidup di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Selain memberikan materi, Jamaludin juga mengapresiasi kerukunan yang selama ini telah terjalin di wilayah Jepara, khususnya di Mlonggo dan Pakisaji. Ia berharap semangat kebersamaan ini terus dijaga demi stabilitas nasional.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen dari para tokoh masyarakat untuk mengimplementasikan hasil sosialisasi di lingkungan masing-masing.