Uncategorized

Jamaludin “Ultraman” Malik Inspirasi Anak Muda

JEPARA – Generasi muda Jepara dapat inspirasi kebangsaan langsung dari sumbernya! Rabu (11/2/2026), KPRI “JUJUR” Gleget, Mayonglor, Jepara, jadi saksi semangat baru menuju Indonesia Emas 2045. Jamaludin Malik, S.H., M.H., Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jateng II, menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dikemas kekinian dan relevan buat anak muda.

Acara yang diikuti 150 peserta dari Kecamatan Mayong dan Nalumsari ini nggak cuma soal teori. DPR Muda Simpatik, begitu sapaan akrabnya, menghadirkan materi yang “ngena” di hati generasi Z dan milenial. Dengan gaya komunikasi yang santai namun substantif, beliau menekankan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar hafalan, tapi “life hack” untuk menghadapi tantangan zaman.

Jamaludin “Ultraman” Malik –julukan yang melekat karena energi dan komitmennya yang super dalam mengabdi– mengajak anak muda untuk jadi “influencer kebangsaan” di ruang digital. “Kalian adalah native digital. Jari kalian punya kekuatan. Spread positivity, cek fakta sebelum share, dan jangan sampai kita jadi bagian dari masalah hoaks yang memecah belah,” pesannya yang disambut antusias peserta.

Dalam sesi interaktif, peserta diajak diskusi seru seputar tantangan kekinian: gimana caranya tetap cinta tanah air di tengah gempuran konten global, strategi membangun personal branding yang positif di media sosial, hingga peluang mengembangkan UMKM desa dengan teknologi digital. Jamaludin merespons dengan contoh konkret dan solusi praktis yang mudah diimplementasikan anak muda.

“Indonesia Emas 2045 itu tanggung jawab kalian. Bukan cuma nanti, tapi mulai dari sekarang. Dari Mayong, dari Nalumsari, dari desa kalian masing-masing,” tegasnya. Beliau juga mendorong partisipasi aktif pemuda dalam kegiatan kreatif yang memperkuat kohesi sosial, seperti festival budaya, volunteerisme, atau kompetisi konten bertema kearifan lokal.

Suasana acara terasa cair dan energik. Interaksi antar-peserta menunjukkan bahwa nilai-nilai kebangsaan bisa dikemas dengan cara yang asyik dan relevan. Kehadiran tokoh pemuda, pelajar, mahasiswa, dan pelaku UMKM milenial dari kedua kecamatan menjadi bukti bahwa kesadaran berbangsa tidak mengenal usia.

Kegiatan yang berakhir pukul 13.00 WIB ini ditutup dengan komitmen digital: para peserta berjanji menjadi agen perubahan yang menyebarkan narasi persatuan di media sosial. DPR Muda Simpatik berharap momentum ini dapat melahirkan jaringan pemuda peduli kebangsaan yang solid di tingkat akar rumput.

“Kalian adalah masa depan. Kalau generasi mudanya kuat karakternya, Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi,” pungkas Jamaludin Malik. Sosialisasi ini membuktikan bahwa nilai 4 Pilar Kebangsaan tetap relevan, asalkan disampaikan dengan bahasa dan pendekatan yang sesuai dengan dinamika generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *