Hot TopicsKudus

Jamaludin Malik Membantu Korban Banjir di Kabupaten Kudus, Fokus di Kaliwungu

KUDUS – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Jamaludin Malik kepada warga Jawa Tengah. Melalui tim relawannya, Jamaludin Malik membantu korban banjir di Kabupaten Kudus, khususnya di wilayah Kecamatan Kaliwungu yang terdampak cukup parah akibat curah hujan tinggi belakangan ini.

Aksi Cepat Tanggap di Kecamatan Kaliwungu

Banjir yang menggenangi pemukiman warga di Kaliwungu menyebabkan banyak keluarga kesulitan mendapatkan akses logistik. Oleh karena itu, bantuan yang diberikan difokuskan pada kebutuhan dasar yang mendesak.

Tim relawan menyalurkan ratusan paket bantuan yang terdiri dari:

  • Bahan makanan pokok (beras, minyak, instan).
  • Air bersih siap konsumsi.
  • Perlengkapan bayi dan balita.
  • Obat-obatan ringan untuk warga.

“Kami bergerak cepat sesuai arahan Bapak Jamaludin Malik untuk memastikan warga di Kecamatan Kaliwungu tidak kekurangan bahan pangan selama masa darurat ini,” ujar koordinator lapangan relawan.

Distribusi Bantuan Tepat Sasaran

Proses penyaluran bantuan dilakukan dengan metode door-to-door dan koordinasi dengan posko setempat. Hal ini bertujuan agar tidak ada penumpukan massa dan bantuan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan.

Langkah Jamaludin Malik membantu korban banjir di Kabupaten Kudus ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Warga merasa terbantu karena akses menuju pasar atau penyedia kebutuhan pokok sempat terputus akibat genangan air.

Komitmen Penanganan Banjir Jangka Panjang

Selain memberikan bantuan materiil, Jamaludin Malik juga berkomitmen untuk membawa aspirasi masyarakat Kudus ke tingkat pusat. Masalah banjir menahun di Kecamatan Kaliwungu memerlukan solusi infrastruktur yang permanen.

Beberapa poin yang menjadi perhatian antara lain:

  1. Percepatan normalisasi sungai di wilayah Kaliwungu.
  2. Perbaikan sistem drainase pemukiman.
  3. Penyediaan pompa air kapasitas besar di titik rawan.

Dengan adanya aksi nyata ini, diharapkan beban masyarakat dapat teringankan sekaligus menjadi pengingat pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menangani bencana alam di Kabupaten Kudus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *